magicly magic!

June 1st, 2008 by nextdoor

(12:00)

Dear brothers and sisters,

Gw pribadi, skalian anak anak eden cuma mau say thanks atas support untuk kami di tradesainal kemarin. Luar biasa! salah satu yang bisa gw bilang dalam hati waktu nada pertama berbunyi. Di acara ini untuk kali ketiga secara berturut turut kami tidak bernyanyi sendiri kami tidak menari sendiri setelah perjalanan kami agak mundur ke belakang akhir akhir ini. Pertama, di GK arsitek dengan kostum kostum ajaib dan secara mengejutkan tidak ada yang berhenti bergoyang! Ada sekitar 20 orang ada di panggung dengan formasi etalase kostum pusat perbelanjaan,semua menari dan menyanyi.chaos! Dan ini untuk pertama kalinya setelah sekian tahun kami berjalan, gw merasakan perasaan yang luar biasa tanpa hasutan alkohol. apa lagi yang kurang?tidak ada! Karena “mereka” telah memberi segalanya! Kedua, di acara arsitek juga (gw lupa apa namanya) meskipun kali ini tanpa festival kostum tapi ada lebih banyak “mereka” dengan semangat luar biasa. selalu bertepuk tangan diiringi kaki kaki lincah ala 70’s stardust. ada hysteria singkat diantara kami dan semuanya pergi membunuh(baca : gokill)! Dan ketiga, tradesainal kemarin. Dari semua tayangan di panggung ada sesuatu yang sangat berarti buat kami,adalah ”mereka”. Siapa mereka? seperti pernyataan gw ketika ditanya MC(waktu acara arsitek) tentang arti eden, “mereka” adalah orang orang yang datang tanpa tendensi apapun untuk bernyanyi dan menari, berkeringat bersama dengan kami. yang membahagiakan buat gw pribadi ternyata “mereka” didominasi oleh teman teman dari desain, orang orang muda dengan talenta yang luar biasa, energi dan kreatifitas mereka seakan tak pernah mati! Salut!

Terimakasih untuk “mereka” yang sudah datang untuk melihat kami. Terimakasih sudah bernyanyi dan menari walaupun kami sering terbang di nada nada darurat dengan tempo yang untempo serta lirik yang tak menentu . Harus jujur karena kesempurnaan menjadi sesuatu yang mahal buat kami tapi selalu membuat kami tetap merasa sebagai manusia. Jadi sekali lagi terimakasih untuk semua support dan semangat buat kami dari 2003 sampai sekarang. Sampai ketemu di panggung berikut dan semoga “mereka” selalu ada..

ps:hai nona,dari mata yang berair aku dapat melihat mu!kamu ada disana..terimakasih sudah datang dan melihat… creep&with or without u untuk mu..

orkes tidak sakit hati,

Garden of Eden

eloi.. eloi… lama sabatani……

May 25th, 2008 by nextdoor

25 May 2008

(00:45) …..sometimes you can’t make it on your own………

Ahh..benar sekali..sometimes you can’t make it on your own. Sepertinya mereka tau ya?… gloomy sekali rasanya, luar biasa! thanks..

Dear band of brother,(you first! Yeah you.. you, and you!)

Masih menunggu kah? ow dear..oh dear….

Menggadaikan waktu ya? tak mengapa asal mengerti mengapa harus begitu. jangan lelah…

Merasa sedih? Jangan kuatir.. kita tidak akan pernah mengerti apa arti kebahagiaan kalau belum pernah melewati kesedihan..

Sepertinya menyesal? Jangan pernah..masa lalu tetaplah masa lalu,tidak akan pernah berubah! Apa yang terjadi kalau orang berjalan sambil menoleh kebelakang? Kamu bisa tersandung, kamu bisa terjatuh..

Mengapa takut? Justru hal kamu takutkan akan selalu membuatmu tak pernah beranjak dari perasaan yang pahit tentang kasih yang sebenarnya. Tanpa cinta dan komitmen tak akan pernah ada kasih yang tidak berkesudahan. Tidak semua ketakutan mu akan menjadi kenyataan karena dunia tidak berputar hanya dari pemikiranmu..

Tidak bisa seperti mereka? perempuan di sana sini,Magic!…..hmm… Sepertinya lebih baik tidak. Sebab maaf saja, ssttt…. cara mereka bercinta tidak berkelas!!!

Well, jadi sepertinya no surprise ya… A heart of stone or A ha ha wall? bersyukur saja…

Biar bagaimanapun setiap hari masih selalu luar biasa bukan? walaupun hanya merasakan dari jauh.. Seperti hari hari kemarin,seperti bulan bulan terdahulu, dalam hati masih selalu bergetar!

Cinta ini tak sebesar dunia,tak sedalam laut..terlalu berlebihan juga sepertinya. Cinta ini hanya sebesar kuku. Kecil ya..tapi tumbuh setiap hari!

Hei! Jangan lupa pelihara ini sampai putih rambutmu….

My heart stood still,

menjadi murahan!

May 19th, 2008 by nextdoor

Hai hai hai….

Ini bukan tulisan tentang perek yang jungkir balik(tengkyu kasino) di pinggir jalan untuk bertahan hidup, tapi hanya sedikit tulisan untuk mereka yang terpanggil untuk menjadi poser! Bergaya dengan seluruh tenaga. Hehe..luar biasa..! Sebenarnya gw bodo amat dengan orang orang model begini, tapi lama lama eneg juga. Jadi bertanya tanya ada apa dengan orang orang ini. Kenapa selalu mencontoh gaya orang lain? Masih mending kalo ada “isi” nya, nah ini…. Menyebalkan! Jangan meniru! Jangan hanya jadi pengikut! Jadi kepala bukan ekor! Konon katanya orang yang memperbagus dirinya dari luar sebenarnya orang yang jelek didalamnya. Jadi ga ada yang bisa dibanggakan selain penampilan fisik(thanks doctor). Rupawan tetapi tidak menawan!!!! Weww… Jangan terlalu lama mencari jati diri kawan, nanti semakin lama pula hanya menjadi boneka!

Analoginya begini. Tau kan perbandingan harga antara DVD original dan bajakan? Yang asli bisa ratusan ribu(mahal gila!) dan yang tiruan cuma 5/6 ribuan (murah meriah!). Soal kualitas gak usah ditanya. Yang original sudah tentu lebih bagus dan yang bajakan? Pufhhh…… film komedi juga bisa jadi film horror saking gelapnya!belom lagi teksnya ngaco abis. Serasa nonton di festival film alien.Weehhhh……….. yang mahal akan selalu disimpan karena berharga dalam waktu yang lama.Yang bajakan menjadi pasaran, ada dimana mana dan tidak perlu disimpan. Kalo rusak atau hilang, ya beli lagi. Kan murah,gampang!

Pertanyaan nya seberapa mahal lo mau memberi label harga terhadap diri sendiri? Mau jadi yang original atau yang bajakan? Mau jadi yang mahal atau yang murahan? Semua terserah masing masing. Tapi menjadi original pasti lebih baik. Dear friend, lo bisa menjadi apapun seperti yang lo mau tanpa harus menjadi orang lain karena lo diciptakan dengan sempurna…

bersulang,

cerita kecil

May 12th, 2008 by nextdoor

La…la..la……..la…la…la….

tenggelam dilautan diracun di udara! nice lyric….

23:55

2 minggu lalu gw terkapar ditempat tidur. badan gw terserang penyakit penyakit murahan. penyakit culun tapi numpuk,jadi nyusahin. flu,batuk,migran,demam,cacingan(bodo amat lah),apalagi tuh…ada 2 lagi….hhhmmmm…. next..

Krn ga bs ngapa ngapain gw cm bisa nonton televisiong. males jg sebenernya,khawatir nanti lagi lagi cuma denger berita korupsi. bosen juga lama lama ga abis abis britanya. padahal tikus kalo dikasih racun tikus juga mati. Tapi setelah menonton metroteivi ternyata banyak kesusahan dimana mana(kirain cuma gw yang susah), mau cuek aja, tapi prihatin juga. paling serem efek domino dari harga minyak. efeknya tom morello jadi nothing! efek rumah kaca?gokil! imbas di masalah harga makanan makin gak kejangkau orang orang kecil. silent tsunami kata para pakar beras,pakar nasi,orang orang pinter(bukan dukun ya). Di filipina, saking mahalnya harga makanan pokok gelandangan sampai mungutin sampah resto cepat saji(Mc.D and friends) untuk digoreng ulang buat makan tiap hari,menyedihkan!

Ups..weww..

cinta melulu…lagu bagus dari orang orang cerdas..

oks..lanjut…

gw kaget waktu liat tayangannya. Di televisi keliatan gitu ada ibu ibu yang makan hasil makanan daur ulang itu sama keluarganya yang mayoritas anak anak kecil. hidup untuk makan atau makan untuk hidup? Sekarang begitu susah ya..padahal asia kan lumbung beras dunia.apa udah ga? Jadi inget dulu waktu SD mantra nyokap kalo gw buang buang makanan,  “jangan buang buang nasi nanti nasinya nangis”. mungkin ada benarnya dalam arti yang lain. semoga segera berakhir….

ada lagi berita tentang harga minyak yang diramalin tutup tahun 2008 jadi 140 dolar per barel. Padahal konon katanya harganya 100 dolar aja udah bisa bikin krisis. 140 dolar? berpotensi bikin krisis ekonomi terhebat sepanjang 100 tahun terakhir.owh dear..owh..dear… semuanya pasti nanti mahal. ituh alay alay disenen tau gak ya? pasti kaos jadi mahal..ya sudahlah…

belum lagi global warming karena masalah inih dan ituh. hidup yang semakin praktis semakin nyusahin dalam segala hal nantinya.ironi… ada masa depan yang mengerikan kalau dipikir pikir. tapi ya sudahlah mencoba melakukan yang terbaik sajah…

**buddy grany lo membaca tulisan ini tidak?kalo lagi mampir dan membaca..

ehm…konsisten ya? gak gampang ya ternyata.tapi untunglah teman bisa memberikan dorongan..hahahaha…

00.50

Buhhh…. bola bola bola….

Sampai jumpa!

*doa&semangat buat mereka yang bersusah susah, after Second Coming nanti pasti bersenang senang,semoga…..

La…la……..la……..la….la…..

lagu cinta melulu kita memang benar benar melayu

suka mendayu dayu…uuuuu….

lagu cinta melulu apa memang karena kuping melayu

Suka yang sendu sendu….uuuu……

K’Q'&P’

April 24th, 2008 by nextdoor

dua hari yang melelahkan karena sepertinya keadaan memburuk. aku harus bersikap sebab hampir seisi istanaku berselisih dengan kawanan baru dipulau seberang. padahal kalau saja semua mau mengerti ini bukanlah sesuatu yang besar. hanya perlu telinga untuk mendengar dan hati untuk mengerti. karena dalam beberapa hal tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar. semoga semuanya membaik segera. tapi aku jadi mengerti ternyata sangat sulit untuk mengerti karakter natural orang lain, karena bukan hanya satu atau dua tapi seribu orang! jadi siapa kawan dan siapa lawan? sejarah berbicara banyak raja yang mati ditangan orang terdekatnya. berita miring dan belati yang tersembunyi selalu mengintai jadi aku harus selalu berjaga jaga karena jangan jangan mereka yang akan membunuhku! meskipun aku selalu percaya tidak seorang pun dari mereka akan menjadi duri di istanaku. jadi aku harus bagaimana sementara ratu ku ada dipulau seberang hidup bersama orang orang yang selalu aku anggap kawan walaupun aku tidak pernah tahu rencana apa yang otak mereka rancang. diam sajakah? menyeberangkah? atau tinggalkan saja kerumunan sehati ini meskipun selama ini aku dan mereka hidup sebagai keturunan orang orang besar. aku tak pernah bahagia dan lelah kalau harus berpikir lagi bagaimana caranya untuk berbagi kekuasaan dengan kekuatan! aku hanya tak mau keadaan ini semakin memisahkan ku dengan ratu ku dipulau seberang. jalan ini semakin sempit untuk dilewati sekalipun aku berwujud tiupan angin! racun ini akan membunuh perlahan lahan tapi pasti!

satu malam akhirnya aku berpikir untuk menjalani hidup sendiri. lepas dari keramaian istanaku dari suara penasehat penasehat ku; benar benar sendiri, demonstrasi hati untuk menguji diri apakah orang yang berjiwa besar! kemudian aku menghilang sekejap dan kembali dengan senyum yang sempat hilang. sepertinya begini memang lebih baik. aku akan selalu berhati hati dengan mulut dan lidahku, berjaga - jaga dengan pedangku, hidup dengan jiwa besarku, bersedih dengan malaikatku dan tertawa dengan hatiku! aku tidak akan pernah lagi jatuh lagi karena hidupku adalah rancangan yang berkemenangan. aku berharap kawanan ku pun demikian.

bagaimana dengan ratu ku? aku hanya tersenyum kecil sambil berkata dalam hati “waktu pasti menjawab mengapa aku disebut raja dan dia ku sebut ratu, aku percaya racun ini tidak akan pernah membunuhku”.

“bagi dunia mungkin kamu bukan seseorang, tapi bagi seseorang kamu adalah dunianya”.  

sedikit kbr trkhir bjork,dari DRS..

February 2nd, 2008 by nextdoor

Björk’s never been shy when it comes to belting it out, but that kind of dedication can take its toll. After a gig last night as part of the Sydney Festival, Björk was given doctor’s orders to rest her swollen vocal cords. As a result, she’s cancelled her appearance at the Big Day Out festival’s Sydney stop tomorrow night (1/25). It’s hoped that Björk will recover in time for her appearance in Melbourne on the 28th, and no additional dates have been cancelled at this time. The Sydney Big Day Out will go on as planned, with every other act moving up in the roster. Because Björk’s kind of a big draw, Big Day Out are offering ticketholders who don’t want to attend a Björk-less Day Out a full refund, to be obtained at the point of purchase. Get better, Björk! In what’s becoming a trend for Björk of late, she’s set to release yet another cut from Volta on a big, fancy 12"/CD/DVD single. The set is, again, limited to 10,000 copies, and will be available for preorder via One Little Indian in the UK starting January 29. The audio portion of your program features "Innocence" remixes from Simian Mobile Disco, Ghostigital, Alvo Noto, Jimmy Douglas, and Mark Stent, while the DVD features the winner and several runners-up from Björk’s "Innocence" video contest. Hey, and while we’re at it, we might as well mention Travis Sullivan’s Björkestra, whose Enjoy!– a collection of Björk tunes reimagined for an 18-piece modern jazz orchestra– is out this very moment on Koch Records

viva hate..

January 29th, 2008 by nextdoor

sedikit review album viva hate.gw ambil di situs uk abal2!buat yang blm tau,lumayan buat tambahan info ttng viva hatenya morrissey..

Viva Hate

Released surprisingly quickly after the break-up, in March 1988, Viva Hate answered the pundits who declared that Morrissey would be lost on his own. Although flawed in many ways, Viva Hate has many absolutely classic tracks, notably singles "Everyday Is Like Sunday" and "Suedehead", and the epic monologue album track "Late Night,

Maudlin Street".
The guitarist Vini Reilly was enlisted by writer/producer
Stephen Street, playing keyboards and guitar on several tracks. Vini Reilly was reportedly unhappy with the contribution he made towards the album, saying "[Stephen Street] may as well have got a very good session guitar player to do what what I did." Vini’s complex style of play did not really fit with Street’s simplistic pop.
There is a noticable change in Morrissey’s lyrical style as compared to his days as a Smith. With one exception (the evil "Margaret On The Guillotine"), gone are the detached diatribes of the past or the character-based poetry of early Smiths stuff. Even a song such as "Little Man, What Now ?" is laced with a feeling that the song is more to do with the lyricist than the subject matter (a fading star of a defunct television network).
This album was originally called "Education In Reverse", but changed name to reflect Morrissey’s feelings after the break-up. Some Australian LPs were misprinted with this title, and are now worth about 25 pounds in good nick.
This album was recently reissued by EMI in a limited edition case at a limited edition price, in order to celebrate EMI’s centenary. It comes with a 100-page EMI history which is completely devoid of any interest; the album has eight extra tracks.